Solar Home System,,Renewable Enrgy for Better life - KARYA PENS UNTUK BANGSA

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

The Heroes University

Teknik Elektro Industri

Elin Power Joss Joss Joss

D4-TEKNIK ELEKTRO INDUSTRI

Ini lah sekelompok mahasiswa yang akan merubah dunia.. Munculnya calon pemimpin di masa depan berawal dari sini..

Three Phase Isolated DC-DC Converter

Renewable Energy for Better Life.

Transmission And Life Maintenance

Our Future Dream and Will Shine together for Indonesia Better, PLN 47.

Around Kediri-Indonesia

Visit Indonesia 2016

Senin, 16 September 2013

Project Mikro

MAKALAH
Bahasa Pemograman Mikrokontroller
Judul : Pengaturan Perpindahan Jalur Rel Kereta Api
Berbasis Mikrokontroler

Nama Anggota Kelompok  :


1.    Deriz Caesar Okinanto ( 7311040002 )
2.    Tria Tiara Putra             ( 7311040010 )

BAB I
PENDAHULUAN


1.1  ABSTRAK
Kebutuhan akan penggunaan jasa Kereta Api semakin lama semakin menigkat. Sehingga PT. KAI dituntut lebih cepat dan efisien untuk memenuhi kenyamanan pengguna kereta api. Salah satunya adalah kontrol terhadap perpindahan rel kereta api pada masing – masing stasiun. Selama ini, kontrol perpindahan rel sebagian besar ( seperti stasiun kecil ) masih  sistem manual yaitu dengan kawat yang dikendalikan di  stasiun. Hal tersebut tentunya memperlambat lalu lintas kereta api di stasiun. Sehingga akan menyebabkan keterlambatan waktu datang atau pergi kereta api.

1.2 DASAR TEORI
1.2.1 Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah sebuah sistem komputer fungsional dalam sebuah chip. Di dalamnya terkandung sebuah inti prosesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori program, atau keduanya), dan perlengkapan input output. Dengan kata lain, mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data. ATmega16 merupakan salah satu jenis mikrokontroller buatan ATMEL yang mana mempunyai beberapa kelebihan sebagai berikut :
  High-performance, Low-power Atmel® AVR® 8-bit Microcontroller
  Two 8-bit Timer/Counters with Separate Prescalers and Compare Modes
  0 - 16 MHz for ATmega16
   One 16-bit Timer/Counter with Separate Prescaler, Compare Mode, and Capture
  Four PWM Channels
  8-channel, 10-bit ADC

LCD (Liquid Crystal Display) adalah sebuah media penampil yang menggunakan crystal cair sebagai penampil utama. LCD sudah digunakan di berbagai bidang, misalnya dalam alat-alat elektronik, sepertitelevisi, kalkulator ataupun layar komputer. Pada LCD berwarna semacam monitor, terdapat banyak sekali titik cahaya (pixel) yang terdiri dari satu buah kristal cair sebagai suatu titik cahaya. Walaupun disebut sebagai titik cahaya, namun kristal cair ini tidak memancarkan cahaya sendiri.
Sumber cahaya di dalam sebuah perangkat LCD adalah lampu neon berwarna putih di bagian belakang susunan kristal cair tadi. Titik cahaya yang jumlahnya puluhan ribu bahkan jutaan inilah yang membentuk tampilan citra. Kutub kristal cair yang dilewati arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring.
LCD adalah pilihan utama lain selain layar tabung CRT, LCD memiliki bentuk fisik yang lebih ramping, ringan, dan mengonsumsi daya lebih sedikit dibandingkan CRT. Namun 
LCD pun memiliki beberapa kelemahan tidak sebaik tabung CRT diantaranya :
·         Angle view yang dimiliki oleh LCD lebih sempit dibandingkan dengan tabung CRT.
·         Bila layar LCD terkena sinar, maka gambar maupun tulisan tidak akan dapat terlihat dengan jelas.
Melalui teknologi LCD yang mempunyai kelemahan pun terus dikembangkan sehingga munculnya layar baru, yaitu layar plasma. Namun, layar plasma dianggap juga belum mampu memenuhi kebutuhan mata untuk membaca e-book. Sampai akhirnya ditemukan sebuah teknologi baru yang dinamakan OLED.
1.2.3 Motor DC
Motor DC adalah motor listrik yang memerlukan suplai tegangan arus searah pada kumparan medan untuk diubah menjadi energi gerak mekanik. Kumparan medan pada motor dc disebut stator (bagian yang tidak berputar) dan kumparan jangkar disebut rotor (bagian yang berputar). Motor arus searah, sebagaimana namanya, menggunakan arus langsung yang tidak langsung/direct-unidirectional. Motor DC memiliki 3 bagian atau komponen utama untuk dapat berputar sebagai berikut.
Bagian Atau Komponen Utama Motor DC
1.      Kutub medan. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Garis magnetik energi membesar melintasi ruang terbuka diantara kutub-kutub dari utara ke selatan. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet.
2.      Current Elektromagnet atau Dinamo. Dinamo yang berbentuk silinder, dihubungkan ke as penggerak untuk menggerakan beban. Untuk kasus motor DC yang kecil, dinamo berputar dalam medan magnet yang dibentuk oleh kutub-kutub, sampai kutub utara dan selatan magnet berganti lokasi.
3.      Commutator. Komponen ini terutama ditemukan dalam motor DC. Kegunaannya adalah untuk transmisi arus antara dinamo dan sumber daya

1.2.4 Lampu LED
Lampu LED  atau kepanjangannya Light Emitting Diode adalah suatu lampu indikator dalam perangkat elektronika yang biasanya memiliki fungsi untuk menunjukkan status dari perangkat elektronika tersebut. Misalnya pada sebuah komputer, terdapat lampu LED power dan LED indikator untuk processor, atau dalam monitor terdapat juga lampu LED power dan power saving. Lampu LED terbuat dari plastik dan dioda semikonduktor yang dapat menyala apabila dialiri tegangan listrik rendah (sekitar 1.5 volt DC). Bermacam-macam warna dan bentuk dari lampu LED, disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsinya

1.3  PRINSIP KERJA

1.                  Kontrol ini menggunakan 2 buah motor dan masing – masing motor dapat diatur CW dan CCW yang bekerja secara sekuensial.

2.                  Kondisi awal adalah pada LCD terdapat kalimat “- SISTEM AKTIF-“ dan LED merah sebagai indikator rel dan LED kuning sebagai indikator motor menyala.

3.                  Saat sistem bekerja, LED kuning sebagai indikator motor menyala terus.

4.                  Ketika push button ON 1 ditekan, maka motor 1 akan berputar CCW (Counter Clock Wise), maka switch rel akan bergeser dari kondisi netral menjadi kondisi jalur 1. Selama motor 1 berputar beberapa detik, pada LCD akan muncul “ – PROCESS -  “ serta LED hijau  jalur 1 dan LED merah jalur 2 dan 3 menyala. Setelah motor 1 berhenti berputar, pada LCD akan muncul “PROCESS COMPLETE – JALUR 1 AKTIF - “ namun LED jalur 1, 2, dan 3 serta LCD tetap menyala hingga menunggu perintah dari push button reset 1. 

5.                  Ketika push button reset 1 ditekan, maka motor 1 akan berputar CW (Clock Wise), maka switch rel akan bergeser dari kondisi jalur 1 menjadi kondisi netral. Selama motor 1 berputar beberapa detik, pada LCD akan muncul “ – PROCESS -  “ serta LED merah jalur 1, 2 dan 3 menyala. Setelah motor 1 berhenti berputar, pada LCD akan muncul “PROCESS COMPLETE – JALUR 1 NORMAL - “ namun LED jalur 1, 2, dan 3 serta LCD tetap menyala hingga menunggu perintah dari push button ON 2 atau ON 3.

6.                  Ketika push button ON 2 ditekan, maka motor 1 akan berputar CW ( Clock Wise) dan motor 2 berputar CCW (Counter Clock Wise), maka switch rel akan bergeser dari kondisi netral menjadi kondisi jalur 2. Selama motor 1 dan 2 berputar beberapa detik, pada LCD akan muncul “ – PROCESS -  “ serta LED hijau  jalur 2 dan LED merah jalur 1 dan 3 menyala. Setelah motor 1 dan 2 berhenti berputar, pada LCD akan muncul “PROCESS COMPLETE – JALUR 2 AKTIF - “ namun LED jalur 1, 2, dan 3 serta LCD tetap menyala hingga menunggu perintah dari push button reset 2. 

7.                  Ketika push button reset 2 ditekan, maka motor 1 akan berputar CCW (Counter Clock Wise), dan motor 2 akan berputar CW ( Clock Wise), maka switch rel akan bergeser dari kondisi jalur 2 menjadi kondisi netral. Selama motor 1 dan 2 berputar beberapa detik, pada LCD akan muncul “ – PROCESS -  “ serta LED merah jalur 1, 2 dan 3 menyala. Setelah motor 1 dan 2 berhenti berputar, pada LCD akan muncul “PROCESS COMPLETE – JALUR 2 NORMAL - “ namun LED jalur 1, 2, dan 3 serta LCD tetap menyala hingga menunggu perintah dari push button ON 1 atau ON 3.

8.                  Ketika push button ON 3 ditekan, maka motor 1 akan berputar CW ( Clock Wise) dan motor 2 berputar CW (Clock Wise), maka switch rel akan bergeser dari kondisi netral menjadi kondisi jalur 3. Selama motor 1 dan 2 berputar beberapa detik, pada LCD akan muncul “ – PROCESS -  “ serta LED hijau  jalur 3 dan LED merah jalur 1 dan 2 menyala. Setelah motor 1 dan 2 berhenti berputar, pada LCD akan muncul “PROCESS COMPLETE – JALUR 3 AKTIF - “ namun LED jalur 1, 2, dan 3 serta LCD tetap menyala hingga menunggu perintah dari push button reset 3. 

9.                  Ketika push button reset 3 ditekan, maka motor 1 akan berputar CCW (Counter Clock Wise), dan motor 2 akan berputar CCW ( Counter Clock Wise), maka switch rel akan bergeser dari kondisi jalur 3 menjadi kondisi netral. Selama motor 1 dan 2 berputar beberapa detik, pada LCD akan muncul “ – PROCESS -  “ serta LED merah jalur 1, 2 dan 3 menyala. Setelah motor 1 dan 2 berhenti berputar, pada LCD akan muncul “PROCESS COMPLETE – JALUR 3 NORMAL - “ namun LED jalur 1, 2, dan 3 serta LCD tetap menyala hingga menunggu perintah dari push button ON 1 atau ON 2.

1.4  KOMPONEN YANG DIGUNAKAN

  2 buah mikronkontroler Atmega 16
  2 buah motor  dan masing – masing motor dapat berputar CW dan CCW.
  7 buah push button
  1 buah LCD 2x16
  7 buah LED
  Resistor

  Kapasitor 

Konduktor, Semikonduktor, dan isolator

I.                   Semikonduktor

        A.    Pengertian

Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara insolator dan konduktor. Semikonduktor disebut juga sebagai bahan setengah penghantar listrik. Bahan semikonduksi yang sering digunakan adalah silikongermanium, dan gallium arsenide.

      B.     Bahan Semikonduktor

Germanium (Ge) dan Silikon (Si) adalah contoh-contoh semikonduktor, yaitu bahan-bahan yang tidak merupakan konduktor maupun isolator. Elektron-elektron yang mengelilingi tersebar dalam berbagai lintasan mengikuti pola:  2, 8, 18. . . . . 2n2
Di mana n adalah nomor lintasan. Bilangan-bilangan tersebut merupakan jumlah elektron paling banyak yang ada dapat berada dalam orbit ke- n. Dalam kata lain, dalam lintasan yang pertama maksimal terdapat dua elekron, dalam yang kedua delapan elektron dalam ketiga 18 elektron dan seterusnya. Dalam Ge, empat elektron tang terakhir berada dalam lintasan yang paling luar atau lintasan valensi  Apabila elektron valensinya delapan, bahan tersebut bersifat isolator. Oleh karena itu banyaknya lintasan dalam elektron valensi merupakan petunjuk konduktivitas listrik. Konduktor-konduktor mempunyai satu elektron valensi, semikonduktor mempunya empat elektron valensi dan isolator mempunyai delapan elektron valensi.

       C.    Karakteristik Semikonduktor

Sebuah semikonduktor bersifat sebagai insulator pada temperatur yang sangat rendah, namun pada temperatur ruangan besifat sebagai konduktor.
Semikonduktor sangat berguna dalam bidang elektronik, karena konduktansinya yang dapat diubah-ubah dengan memberikan materi lain (biasa disebut pendonor elektron).

       D.    Contoh Penggunaan
          Bahan semi konduktor digunkan untuk membuat komponen aktif elektronika, seperti :
         1.       Dioda
         2.       SCR
         3.       Transistor
         4.       BJT

 II.                Konduktor
A.    Pengetian Konduktor
Konduktor atau penghantar adalah zat atau bahan yang bersifat dapat menghantarkan energy, baik energy listrik maupun energy kalor, baik berupa zat padat, cair atau gas. Fungsi Bahan Konduktor yaitu mengalirkan arus listrik.

B. Jenis Bahan Konduktor
1.  Logam Biasa, seperti tembaga, aluminium, besi dan sebagainya.
2. Logam Campuran, yaitu sebuah logam dari tembaga atau aluminium yang diberi campuran dalam jumlah tertentu dari logam jenis lain, yang gunanya untuk menaikkan kekuatan mekanisnya
3. Logam Paduan, yaitu dua jenis Logam atau lebih yang dipadukan dengan cara kompresi, peleburan, atau pengelasan.

C. Karakteristik KonduktorAda dua jenis karakteristik konduktor, yaitu ;
    1. Karakteristik Mekanik
    2. Karakteristik Listrik
 
D. Bahan-bahan yang dipakai untuk konduktor harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut.
1.      Konduktifitasnya cukup baik.
2.      Kekuatan mekanisnya (kekuatan tarik) cukup tinggi.
3.      Koefisien muai panjangnya kecil.
4.      Modulus kenyalnya (modulus elastisitas) cukup besar
E. Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai konduktor, antara lain:
1. Logam biasa, seperti: tembaga, aluminium, besi, dan sebagainya.
2. Logam campuran (alloy), yaitu sebuah logam dari tembaga atau aluminium yang
    diberi campuran dalam jumlah tertentu dari logam jenis lain, yang gunanya untuk
     menaikkan kekuatan mekanisnya.
3. Logam paduan (composite), yaitu dua jenis logam atau lebih yang dipadukan
   dengan cara kompresi, peleburan (smelting) atau pengelasan (welding).
F.    Klasifisikasi konduktor menurut konstuksinya :
1. kawat padat (solid wire) berpenampang bulat.
2. kawat berlilit (standart wire) terdiri 7 sampai dengan 61 kawat padat yang dililit menjadi satu, biasanya berlapis dan konsentris.
3. kawat berongga (hollow conductor) adalah kawat berongga yang dibuat untuk mendapatkan garis tengah luar yang besar.
G. Karakteristik konduktor
Ada 2 (dua) jenis karakteristik konduktor , yaitu :
1.     karakteristik mekanik, yang menunjukkan keadaan fisik dari konduktor yang menyatakan kekuatan tarik dari pada konduktor (dari SPLN 41-8:1981, untuk konduktor 70 mm2 berselubung AAAC-S pada suhu sekitar 30° C, maka kemampuan maksimal dari konduktor untuk menghantar arus adalah 275 A).
2.     karakteristik listrik, yang menunjukkan kemampuan dari konduktor terhadap arus listrik yang melewatinya (dari SPLN 41-10 : 1991, untuk konduktor 70 mm2 berselubung AAAC-S pada suhu sekitar 30o C, maka kemampuan maksimum dari konduktor untuk menghantar arus adalah 275 A).



III.             BAHAN ISOLATOR

       A.    Pengertian
Bahan Isolator atau sering disebut bahan isolasi adalah suatu bahan yang digunakan dengan tujuan agar dapat memisahkan bagian - bagian yang bertegangan atau bagian - bagian yang aktif. Sehingga untuk bahan isolator ini perlu diperhatikan mengenai sifat-sifat dari bahan tersebut seperti sifat listrik, sifat mekanis , sifat termal , ketahanan terhadap bahan-bahan kimia dan lain-lain.

       B.     Sifat Bahan Isolator

1.      Sifat Listrik
yaitu suatu bahan yang mempunyai tahanan jenis listrik yang besar agar dapat mencegah terjadinya rambatan atau kebocoran arus listrik antara hantaran yang berbeda tegangan atau dengan tanah.

2.  Sifat Mekanis
Mengingat sangat luasnya pemakaian bahan penyekat, maka perlu dipertimbangkan kekuatannya supaya dapat dibatasi hal-hal penyebab kerusakan karena akibat salah pemakaian. Misal memerlukan bahan yang tahan terhadap tarikan, maka dipilih bahan dari kain bukan dari kertas karena lain lebih kuat daripada kertas.
3.  Sifat Termis
Panas yang timbul pada bahan akibat arus listrik atau arus gaya magnit berpengaruh kepada penyekat termasuk pengaruh panas dari luar sekitarnya. Apabila panas yang terjadi cukup tinggi, maka diperlukan pemakaian penyekat yang tepat agar panas tersebut tidak merusak penyekatnya.

       C.    BENTUK ISOLATOR
       Dalam Isolator Pada Bahan-Bahan Listrik terbagi menjadi 3:
a.  Isolator bentuk padat 
                        contoh : Mika, keramik, porselin
b.  Isolator bentuk cair
                                   contoh : minyak kabel, minyak trafo
c.  Isolator bentuk gas
                        contoh ; Nitrogen, hidrogen

Sabtu, 14 September 2013

IC Timer 555

Kelompok 1

1.      Ibnu Bahrul R.            (7311040007)
2.      Tria Tiara Putra          (7311040010)
3.      Febryan Eka P.          (7311040012)
4.      Nur Vidia L.               (7311040016)
5.      Gerry Fatculloh           (7311040017)
6.      Eko Wahyu C.            (7311040023)


LAYOUT RANGKAIAN  IC  TIMER 555

Keterangan :

Duty cycle  : 80%
Frekuensi    : 100 Hz
T                : 0,01 sekon
TON           : 0,008 sekon
TOFF           : 0,002 sekon

AutoCad

 Pengertian, Prinsip Dasar, Fungsi AutoCAD

A.    Pengertian AutoCAD
AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia. AutoCAD digunakan oleh insinyur sipil, land developers, arsitek, insinyur mesin, desainer interior dan lain-lain. Format data asli AutoCAD, DWG, dan yang lebih tidak populer, Format data yang bisa dipertukarkan (interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir ini AutoCAD sudah mendukung DWF, sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD.
AutoCAD saat ini hanya berjalan disistem operasi Microsoft. Versi untuk Unix dan Macintosh sempat dikeluarkan tahun 1980-an dan 1990-an, tetapi kemudian tidak dilanjutkan. AutoCAD masih bisa berjalan di emulator seperti Virtual PC atau Wine.
AutoCAD dan AutoCAD LT tersedia dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Jepang, Korea, Tionghoa Sederhana, Tionghoa Tradisional, Rusia, Ceko, Polandia, Hongaria, Brasil, Portugis, Denmark, Belanda, Swedia, Finlandia, Norwegia dan Vietnam
AutoCAD itu merupakan sebuah program CAD yang paling banyak dipergunakan dewasa ini. AutoCAD dibuat oleh perusahaan perangkat lunak raksasa Amerika Serikat, Autodesk Inc.
AutoCAD ini banyak dipergunakan karena memiliki kemudahan dalam penggunaan, lengkap fasilitasnya, dan bersifat universal. AutoCAD tidak hanya dapat dipergunakan untuk satu bidang rekayasa tertentu saja, namun dapat dipergunakan di banyak bidang.
AutoCAD bersifat fleksibel, dapat ditambah program tertentu untuk menunjang suatu aplikasi tertentu karena di dalam AutoCAD terdapat sebuah bahasa pemrograman Visual LISP untuk tujuan tersebut.
Dengan menggunakan Visual LISP, suatu aplikasi tambahan yang bersifat spesifik untuk tugas tertentu dapat dibuat. Selain dapat menggunakan bahasa Visual LISP yang merupakan bahasa dalam AutoCAD,Anda juga dapat menggunakan program Visual Basic Application (VBA) untuk tujuan pembuatan program tambahan. Tersedia lebih dari 3000 aplikasi tambahan yang tersedia di pasaran untuk dipergunakan di dalam AutoCAD.
AutoCAD memberikan kemudahan dan keunggulan yang bisa mempermudah kerja designer dan drafter dalam memvisualisasikan ide dan gagasannya.

B.     KONSEP DASAR PENGGUNAAN AUTOCAD
Untuk bisa menjalankan program AutoCAD, hal mendasar yang harus dikuasai adalah pengetahuan tentang tampilan layar AutoCAD. Karena kita tidak bisa mengoperasikan program AutoCAD dengan baik, tanpa mengetahui elemen-elemen yang ada dalam layar tersebut. Adapun elemenelemen tersebut dapat dilihat pada tampilan ayar AutoCAD  sebagai berikut :

I.                    ELEMEN-ELEMEN TAMPILAN AutoCAD 2007

1. Baris Judul ( Title Bar )
Merupakan baris judul dari program AutoCAD 2007. Berisikan tulisan AutoCAD 2007 serta nama file yang sedang aktif pada saat ini.
2. Baris Status ( Status Bar )
Semi tentang informasi mengenai status (keadaan) pada saat ini dari beberapa fungsi khusus, seperti grid, ortho, snap dan lain-lain.
3. Area Gambar ( Drawing Area )
Tempat untuk menampilkan gambar, melakukan penggambaran dan pengeditan gambar.
4. Pop-up Menu ( Menu Pull Down )
Baris menu yang berisi tentang fungsi-fungsi untuk menggunakan AutoCAD, antara lain perintah untuk penggambaran, mengubah setting, menyimpan dan menampilkan file gambar dan sebagainya.
5. Toolbar
Tombol-tombol yang berisi perintah-perintah AutoCAD yang dapat dipergunakan secara cepat. Ditampilkan dengan bentuk simbol-simbol dalam sebuah kotak.
6. Baris Perintah ( Command Line )
Merupakan baris perintah dari AutoCAD, yang berfungsi untuk memasukkan perintah-perintah AutoCAD, seperti LINE, CIRCLE, RECTANGLE dan sebagainya. Selain itu berfungsi juga untuk memberikan tanggapan terhadap perintah-perintah tersebut.
7. Control Menu Icon
Icon yang digunakan untuk mengontrol keadaan jendela dari program AutoCAD . Icon ini juga merupakan salah satu fasilitas standard dari setiap program aplikasi berbasis Windows.

II.                 SISTEM KOORDINAT
Sistem koordinat yang dipakai oleh AutoCAD adalah WCS ( World Coordinat Sistem ), yaitu system koordinat dengan sumbu X, Y dan Z di mana masing-masing sumbu koordinat tersebut berpotongan di titik (0,0) atau titik origin. Sedangkan arah positif dari masing-masing sumbu tersebut dinyatakan oleh arah anak panah.
Adapun sistem koordinat yang terdapat dalam AutoCAD ada tiga macam :
1. Koordinat Kartesius/Cartesian, yaitu sistem koordinat yang menunjukkan posisi suatu   titik. Adapun format koordinat kartesius adalah (X,Y) (X,Y,Z).
2. Koordinat Polar, yaitu sistem koordinat yang digunakan untuk menunjukkan suatu jarak dengan sudut tertentu dari titik terakhir. Adapun format dari koordinat polar adalah  jarak <sudut.
3. Koordinat relatif, yaitu sistem koordinat yang digunakan untuk menunjukkan jarak relatif dari titik terakhir ke arah X,Y atau X,Y,Z. Adapun format penulisannya adalah panjang, lebar, tinggi.

III.             SISTEM PERPUTARAN

Sistem perputaran sudut yang digunakan dalam penggambaran AutoCAD untuk gambar dua dimensi adalah sistem perputaran yang berlawanan dengan - jarum jam atau CCW (Counter Clock Wise). 


IV.             PENGATURAN BIDANG GAMBAR
Untuk mempermudah proses penggambaran di dalam AutoCAD, serta untuk memperoleh hasil gambar yang betul-betul presisi sesuai dengan yang direncanakan, maka sebelum memulai menggambar harus dilakukan pengaturan terlebih dahulu. Adapun yang harus dilakukan dalam proses pengaturan tersebut adalah :
1. Pengaturan Batas Bidang Gambar
   Pengaturan batas bidang gambar ( Drawing Limits ) mutlak perlu dilakukan apabila objek yang akan digambar lebih besar dari betas limit standard.

2. Pengaturan Units
   Pengaturan ini berfungsi untuk menentukan system units atau system satuan yang akan digunakan dalam menggambar. Dalam kotak dialog drawing units tersebut juga ada Precision yang berfungsi untuk mengatur presisi gambar atau tingkat ketelitian.

3. Pengaturan Snap dan Grid
   Fungsi pengaturan Snap dan Grid adalah untuk membuat gambar yang presisi. Pengaturan ini bisa dilakukan melalui kotak dialog Drafting Setting, di mana grid merupakan satuan yang dipergunakan pada saat menggambar, sedangkan snap berfungsi untuk membuat gambar selalu lurus, baik horizontal maupun vertical.

 C.    Fungsi AutoCAD
·      Untuk meningkatkan kecepatan proses perancangan, proses pengujian prototipe, dan dengan sendirinya akan memperpendek siklus desain
·  Memanfaatkan kelebihan dari Takingadvantage of 3D modeling tools untuk menterjemah khayalan atau idea menjadi kenyataan
·    Cara terbaik untuk menjelaskan produk ke masyarakat untuk mendapatkan kepastian dari pemasaran
·         Menyediakan instruksi bagi pekerjaan manufaktur 


 D.   Keuntungan menggunakan AutoCAD
  • Kualitas gambar konstan : kualitas garis, dimensi, simbol, dll tidak semata tergantung pada keterampilan penggambar.
  • Bisa membuat pustaka (library): gambar elemen-elemen, simbol yang standar (banyak digunakan) dapat dibuat hanya satu kali dan disimpan, apabila dibutuhkan dapat di copy.
  • Bisa membuat lembar-lembar (layers) gambar: gambar dapat dibuat dalam susunan layer yang terpisah (misal: layer garis gambar, layer dimensi, simbol), yang bisa digabung apabila diperlukan.
  • Lebih mudah digandakan: baik untuk pengandaan gambar secara keseluruhan, maupun untuk bentuk-bentuk parsial yang berulang.
  • Akurasi lebih baik: dibanding gambar manual, akurasinya lebih tinggi karena daat mengunakan fungsi matetamis untuk menghitung secara tepat.
  • Bisa dibuat berwarna (multicolour): visualisasi gambar lebih baik dan mudah dipahami dengan pembedaan warna, baik garis maupun bidang.
  • Mudah diedit: perbaikan/penyempurnaan gambar, modivikasi, penambahan atau penguranan sebagian gambar.