Solar Home System,,Renewable Enrgy for Better life - KARYA PENS UNTUK BANGSA

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

The Heroes University

Teknik Elektro Industri

Elin Power Joss Joss Joss

D4-TEKNIK ELEKTRO INDUSTRI

Ini lah sekelompok mahasiswa yang akan merubah dunia.. Munculnya calon pemimpin di masa depan berawal dari sini..

Three Phase Isolated DC-DC Converter

Renewable Energy for Better Life.

Transmission And Life Maintenance

Our Future Dream and Will Shine together for Indonesia Better, PLN 47.

Around Kediri-Indonesia

Visit Indonesia 2016

Tampilkan postingan dengan label Gambar Teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gambar Teknik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

AutoCad

 Pengertian, Prinsip Dasar, Fungsi AutoCAD

A.    Pengertian AutoCAD
AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia. AutoCAD digunakan oleh insinyur sipil, land developers, arsitek, insinyur mesin, desainer interior dan lain-lain. Format data asli AutoCAD, DWG, dan yang lebih tidak populer, Format data yang bisa dipertukarkan (interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir ini AutoCAD sudah mendukung DWF, sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD.
AutoCAD saat ini hanya berjalan disistem operasi Microsoft. Versi untuk Unix dan Macintosh sempat dikeluarkan tahun 1980-an dan 1990-an, tetapi kemudian tidak dilanjutkan. AutoCAD masih bisa berjalan di emulator seperti Virtual PC atau Wine.
AutoCAD dan AutoCAD LT tersedia dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Jepang, Korea, Tionghoa Sederhana, Tionghoa Tradisional, Rusia, Ceko, Polandia, Hongaria, Brasil, Portugis, Denmark, Belanda, Swedia, Finlandia, Norwegia dan Vietnam
AutoCAD itu merupakan sebuah program CAD yang paling banyak dipergunakan dewasa ini. AutoCAD dibuat oleh perusahaan perangkat lunak raksasa Amerika Serikat, Autodesk Inc.
AutoCAD ini banyak dipergunakan karena memiliki kemudahan dalam penggunaan, lengkap fasilitasnya, dan bersifat universal. AutoCAD tidak hanya dapat dipergunakan untuk satu bidang rekayasa tertentu saja, namun dapat dipergunakan di banyak bidang.
AutoCAD bersifat fleksibel, dapat ditambah program tertentu untuk menunjang suatu aplikasi tertentu karena di dalam AutoCAD terdapat sebuah bahasa pemrograman Visual LISP untuk tujuan tersebut.
Dengan menggunakan Visual LISP, suatu aplikasi tambahan yang bersifat spesifik untuk tugas tertentu dapat dibuat. Selain dapat menggunakan bahasa Visual LISP yang merupakan bahasa dalam AutoCAD,Anda juga dapat menggunakan program Visual Basic Application (VBA) untuk tujuan pembuatan program tambahan. Tersedia lebih dari 3000 aplikasi tambahan yang tersedia di pasaran untuk dipergunakan di dalam AutoCAD.
AutoCAD memberikan kemudahan dan keunggulan yang bisa mempermudah kerja designer dan drafter dalam memvisualisasikan ide dan gagasannya.

B.     KONSEP DASAR PENGGUNAAN AUTOCAD
Untuk bisa menjalankan program AutoCAD, hal mendasar yang harus dikuasai adalah pengetahuan tentang tampilan layar AutoCAD. Karena kita tidak bisa mengoperasikan program AutoCAD dengan baik, tanpa mengetahui elemen-elemen yang ada dalam layar tersebut. Adapun elemenelemen tersebut dapat dilihat pada tampilan ayar AutoCAD  sebagai berikut :

I.                    ELEMEN-ELEMEN TAMPILAN AutoCAD 2007

1. Baris Judul ( Title Bar )
Merupakan baris judul dari program AutoCAD 2007. Berisikan tulisan AutoCAD 2007 serta nama file yang sedang aktif pada saat ini.
2. Baris Status ( Status Bar )
Semi tentang informasi mengenai status (keadaan) pada saat ini dari beberapa fungsi khusus, seperti grid, ortho, snap dan lain-lain.
3. Area Gambar ( Drawing Area )
Tempat untuk menampilkan gambar, melakukan penggambaran dan pengeditan gambar.
4. Pop-up Menu ( Menu Pull Down )
Baris menu yang berisi tentang fungsi-fungsi untuk menggunakan AutoCAD, antara lain perintah untuk penggambaran, mengubah setting, menyimpan dan menampilkan file gambar dan sebagainya.
5. Toolbar
Tombol-tombol yang berisi perintah-perintah AutoCAD yang dapat dipergunakan secara cepat. Ditampilkan dengan bentuk simbol-simbol dalam sebuah kotak.
6. Baris Perintah ( Command Line )
Merupakan baris perintah dari AutoCAD, yang berfungsi untuk memasukkan perintah-perintah AutoCAD, seperti LINE, CIRCLE, RECTANGLE dan sebagainya. Selain itu berfungsi juga untuk memberikan tanggapan terhadap perintah-perintah tersebut.
7. Control Menu Icon
Icon yang digunakan untuk mengontrol keadaan jendela dari program AutoCAD . Icon ini juga merupakan salah satu fasilitas standard dari setiap program aplikasi berbasis Windows.

II.                 SISTEM KOORDINAT
Sistem koordinat yang dipakai oleh AutoCAD adalah WCS ( World Coordinat Sistem ), yaitu system koordinat dengan sumbu X, Y dan Z di mana masing-masing sumbu koordinat tersebut berpotongan di titik (0,0) atau titik origin. Sedangkan arah positif dari masing-masing sumbu tersebut dinyatakan oleh arah anak panah.
Adapun sistem koordinat yang terdapat dalam AutoCAD ada tiga macam :
1. Koordinat Kartesius/Cartesian, yaitu sistem koordinat yang menunjukkan posisi suatu   titik. Adapun format koordinat kartesius adalah (X,Y) (X,Y,Z).
2. Koordinat Polar, yaitu sistem koordinat yang digunakan untuk menunjukkan suatu jarak dengan sudut tertentu dari titik terakhir. Adapun format dari koordinat polar adalah  jarak <sudut.
3. Koordinat relatif, yaitu sistem koordinat yang digunakan untuk menunjukkan jarak relatif dari titik terakhir ke arah X,Y atau X,Y,Z. Adapun format penulisannya adalah panjang, lebar, tinggi.

III.             SISTEM PERPUTARAN

Sistem perputaran sudut yang digunakan dalam penggambaran AutoCAD untuk gambar dua dimensi adalah sistem perputaran yang berlawanan dengan - jarum jam atau CCW (Counter Clock Wise). 


IV.             PENGATURAN BIDANG GAMBAR
Untuk mempermudah proses penggambaran di dalam AutoCAD, serta untuk memperoleh hasil gambar yang betul-betul presisi sesuai dengan yang direncanakan, maka sebelum memulai menggambar harus dilakukan pengaturan terlebih dahulu. Adapun yang harus dilakukan dalam proses pengaturan tersebut adalah :
1. Pengaturan Batas Bidang Gambar
   Pengaturan batas bidang gambar ( Drawing Limits ) mutlak perlu dilakukan apabila objek yang akan digambar lebih besar dari betas limit standard.

2. Pengaturan Units
   Pengaturan ini berfungsi untuk menentukan system units atau system satuan yang akan digunakan dalam menggambar. Dalam kotak dialog drawing units tersebut juga ada Precision yang berfungsi untuk mengatur presisi gambar atau tingkat ketelitian.

3. Pengaturan Snap dan Grid
   Fungsi pengaturan Snap dan Grid adalah untuk membuat gambar yang presisi. Pengaturan ini bisa dilakukan melalui kotak dialog Drafting Setting, di mana grid merupakan satuan yang dipergunakan pada saat menggambar, sedangkan snap berfungsi untuk membuat gambar selalu lurus, baik horizontal maupun vertical.

 C.    Fungsi AutoCAD
·      Untuk meningkatkan kecepatan proses perancangan, proses pengujian prototipe, dan dengan sendirinya akan memperpendek siklus desain
·  Memanfaatkan kelebihan dari Takingadvantage of 3D modeling tools untuk menterjemah khayalan atau idea menjadi kenyataan
·    Cara terbaik untuk menjelaskan produk ke masyarakat untuk mendapatkan kepastian dari pemasaran
·         Menyediakan instruksi bagi pekerjaan manufaktur 


 D.   Keuntungan menggunakan AutoCAD
  • Kualitas gambar konstan : kualitas garis, dimensi, simbol, dll tidak semata tergantung pada keterampilan penggambar.
  • Bisa membuat pustaka (library): gambar elemen-elemen, simbol yang standar (banyak digunakan) dapat dibuat hanya satu kali dan disimpan, apabila dibutuhkan dapat di copy.
  • Bisa membuat lembar-lembar (layers) gambar: gambar dapat dibuat dalam susunan layer yang terpisah (misal: layer garis gambar, layer dimensi, simbol), yang bisa digabung apabila diperlukan.
  • Lebih mudah digandakan: baik untuk pengandaan gambar secara keseluruhan, maupun untuk bentuk-bentuk parsial yang berulang.
  • Akurasi lebih baik: dibanding gambar manual, akurasinya lebih tinggi karena daat mengunakan fungsi matetamis untuk menghitung secara tepat.
  • Bisa dibuat berwarna (multicolour): visualisasi gambar lebih baik dan mudah dipahami dengan pembedaan warna, baik garis maupun bidang.
  • Mudah diedit: perbaikan/penyempurnaan gambar, modivikasi, penambahan atau penguranan sebagian gambar.

Konsep Dasar

A. Pengertian dan Konsep Dasar Menggambar Teknik
      Gambar Teknik (Technical Drawing)
Gambar teknik adalah gambar yang dibuat dengan menggunakan cara-cara, ketentuan-ketentuan, aturan-aturan yang telah disepakati bersama oleh para ahli teknik.
Sebagai  suatu  alat  komunikasi, gambar teknik mengandung  maksud  tertentu, perintah-perintah atau informasi dari pembuat gambar (perencana) untuk disampaikan kepada pelaksana atau  pekerja di lapangan (bengkel) dalam bentuk gambar kerja yang dilengkapi dengan keterangan-keterangan  berupa kode-kode, simbol-simbol yang memiliki satu arti, satu maksud, dan satu tujuan
Gambar teknik juga sarana atau  media untuk merepresentasikan  desain suatu obyek atau benda yang akan dibuat atau dibangun. Sering pula didefinisikan sebagai: bahasa universal untuk mengkomunikasikan ide/gagasan teknik (engineering idea). Interpretasinya bersifat obyektif dan universal (informasi dan pesan yang sama bagi setiap orang yang menggunakannya)..

B. Empat prinsip dasar dalam Gambar Teknik adalah:
(1) Accuracy (ketepatan)
Gambar teknik harus mampu mengkomunikasikan informasi tentang desain yang dimaksud secara tepat dan akurat (bentuk, dimensi, spesifikasi material, proses buat, finishing, dll).  Oleh karena itu, keahlian dalam gambar teknik sebaiknya dibarengi pula dengan pengetahuan tentang spesifikasi material teknik, mekanika dan teknik perbengkelan (manufakturing).
Agar informasi dan pesan yang dimaksud dapat dipahami secara benar dan tepat oleh engineer lainnya (tidak saja oleh si pembuat), maka tata cara dan terminologi yang digunakan (misalnya: bentuk garis, huruf, angka, symbol, dll) harus mengikuti salah satu standar baku yang telah diterima dan diakui secara internasional.
Beberapa standar yang diakui: ISO (International Standard Organization), ANSI (American National Standard Institute), EN ( Europaische Norm), atau BS (British Standard).

(2) Legibility (kejelasan/kemudahan)
Gambar teknik harus jelas, mudah dibaca dan mudah dipahami. Tidak boleh menimbulkan keraguan (membingungkan) dalam menginterpretasinya. Gambar Teknik harus memberikan informasi yang tepat dan detail sehingga memudahkan bagi pihak-pihak yang berkepentingan, mulai dari proses desain hingga pembuatan obyek yang dimaksud. Gambar Kerja (Gambar Produksi) adalah satu set gambar-gambar yang dapat mengkomunikasikan semua informasi yang diperlukan sedetail mungkin sehingga member kemudahan untuk membawa desain yang dimaksud dalam proses manufakturing ataupun konstruksi.

(3) Neatness (keteraturan & kerapihan)
 Disamping keakuratan dan kemudahan sebagai prinsip dan tujuan utamanya, keteraturan dan kerapihan juga menentukan kualitas suatu gambar teknik.
 Keteraturan dan kerapihan diantaranya dapat dinilai dari:
·         konsistensi dan keseragaman garis, huruf dan angka;
·         detail gambar;
·         susunan ataupun tata letak gambar dalam kertas gambar;
·         kebersihan dan estetika gambar.
 Keteraturan dan kerapihan suatu gambar sangat ditentukan oleh karakteristik individual si drafter (penggambar). Sentuhan variasi artistik yang baik dan tepat (tanpa mengganggu makna utama gambar) akan meningkatkan nilai estetika dan kesempurnaan gambar teknik.
(4) Speed (kecepatan)
Semakin cepatnya perkembangan teknologi dewasa ini, kecepatan adalah salah satu kata kunci terpenting dalam proses produksi. Demikian pula halnya dengan gambar teknik sebagai salah satu elemen proses produksi/manufakturing. Gambar teknik diharapkan dengan cepat dapat dibuat, disimpan, diperbaiki, diperbanyak, bahkan ditambah-kurang. Dengan bantuan teknologi komputer, hal-hal tersebut di atas dengan mudah dapat dilakukan.
Berbagai macam perangkat CADD (Computer Aided Drawing & Design) banyak tersedia dewasa ini. CADD dapat dipergunakan untuk membuat berbagai macam gambar sekaligus pemodelan dan proses produksinya. Apabila pembuatan gambar dilakukan secara manual, umumnya digunakan kertas kalkir (kertas tembus pandang) agar gambar bisa dibuat dalam bagian-bagian lebih kecil dalam kertas terpisah tetapi bisa disatukan (overlay) apabila diperlukan. Apabila ada perbaikan, perubahan ataupun penambahan gambar, maka hanya dilakukan pada lembar gambar (layer) yang bersangkutan saja (tidak perlu menggambar ulang seluruh bagian gambar).

C. Standarisasi  Gambar Teknik
Gambar tehnik merupakan suatu media komunikasi yang digunakan oleh banyak orang yang berkepentingan didalamnya, dimana orang yang berkepentingan tersebut tidak mungkin untuk berhubungan langsung. Sebagai contoh: sebuah perusahaan kontruksi yang ada di Jepang mempunyai manufaktur di Indonesia, maka designer di Jepang cukup dengan mengirim dokumen gambar tehnik ke Indonesia untuk membuat konstruksi tersebut di Indonesia tanpa harus memberi instruksi secara langsung.
Untuk itulah standarisasi gambar teknik sangat penting.Ini dimaksudkan agar gambar mempunyai keakuratan dalam penyampaian informasi yang bisa dimengerti oleh semua orang.Ada beberapa Negara yang mempunyai standarisasi gambar teknik, seperti DIN, JIS, SNI, dll. Untuk mempersatukan berbagai standar tersebut maka dipakailah standar ISO, sehingga aturannya bisa dipakai di Negara manapun.
Kita semua tahu komponen utama gambar teknik adalah berupa garis, baik garis lurus atau garis lengkung. Garis dalam gambar tehnik mempunyai beberapa macam jenis dan fungsi yang berbeda-beda.